Breaking News
light_mode

Bupati Ipuk Paparkan Progres Sekolah Rakyat dan Digitalisasi Perlinsos kepada Mensos

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melakukan pertemuan dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Kantor Kementerian Sosial untuk memaparkan perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat serta implementasi program Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang telah berjalan di Banyuwangi. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyampaikan capaian daerah yang kini menjadi rujukan nasional dalam sektor pendidikan dan perlindungan sosial, Kamis (18/06/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ipuk menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi yang berlokasi di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, terus menunjukkan progres signifikan. Proyek yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum itu kini telah mencapai lebih dari 75 persen.

“Di Banyuwangi, sekolah rakyat sementara menempati dua lokasi, yakni di Balai Diklat milik Pemkab Banyuwangi di Kecamatan Licin dan di kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kecamatan Muncar,” kata Ipuk pada Mensos.

Keberadaan Sekolah Rakyat menjadi salah satu program strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang serius mempersiapkan fasilitas pendidikan tersebut dengan konsep modern dan berstandar internasional.

Sekolah yang sedang dibangun berdiri di atas lahan seluas 7 hektare milik Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Kawasan pendidikan tersebut dirancang untuk melayani jenjang SD, SMP hingga SMA dengan kapasitas sekitar 1.000 peserta didik.

Selain menyediakan ruang belajar yang representatif, kawasan ini juga dilengkapi berbagai sarana penunjang untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan berkualitas. Konsep pembangunan dilakukan secara terintegrasi agar seluruh kebutuhan siswa dapat terpenuhi dalam satu kawasan.

Fasilitas yang dibangun meliputi gedung sekolah SD dua lantai, gedung SMP dua lantai, gedung SMA dua lantai, asrama putra dan putri untuk setiap jenjang pendidikan, serta rumah susun bagi guru.

Selain itu tersedia pula gedung serbaguna, masjid, gedung ibadah, dapur umum, kantin SD, kantin SMP, kantin SMA, serta guest house untuk mendukung berbagai aktivitas pendidikan dan kunjungan tamu.

Fasilitas pendukung lainnya meliputi lapangan upacara, lapangan sepak bola, lapangan basket, jogging track, rumah genset, TPS, green house, rumah pompa, gudang perawatan, pos jaga, instalasi pengolahan limbah dapur, area parkir mobil, area parkir motor, gerbang utama, dan signage kawasan.

Keunggulan lain dari Sekolah Rakyat Banyuwangi adalah lokasinya yang berdekatan dengan Sirkuit BMX Muncar yang telah berstandar internasional. Kedekatan lokasi tersebut dinilai membuka peluang bagi siswa untuk mengembangkan bakat olahraga secara lebih optimal.

“Anak-anak nanti bisa diberi ekstrakurikuler BMX karena dekat dengan Sirkuit Muncar, agar bisa mncetak atlet muda berbakat,” kata Ipuk.

Gagasan tersebut mendapat perhatian dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul. Menurutnya, perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat di Banyuwangi menunjukkan kesiapan yang sangat baik dalam mendukung program pendidikan nasional.

Mensos bahkan menyampaikan rencana untuk melihat secara langsung perkembangan program tersebut bersama para wali murid.

“Rencana saya akan Open House dengan wali murid siswa baru di Banyuwangi,” kata menteri yang akrab disapa Gus Ipul itu.

Selain membahas sektor pendidikan, Ipuk juga memaparkan perkembangan program Digitalisasi Perlinsos yang saat ini telah berjalan di Banyuwangi. Program tersebut merupakan inovasi distribusi bantuan sosial berbasis digital yang bertujuan meningkatkan akurasi, transparansi, dan efektivitas penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Banyuwangi menjadi daerah pertama yang ditunjuk sebagai lokasi percontohan atau piloting program tersebut. Keberhasilan implementasinya dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap tata kelola perlindungan sosial yang lebih modern dan terintegrasi.

Capaian tersebut membuat pemerintah pusat memperluas penerapan program Digitalisasi Perlinsos ke berbagai wilayah lain di Indonesia. Saat ini, program tersebut sedang direplikasi dan diperluas ke 42 daerah sebagai bagian dari transformasi sistem perlindungan sosial nasional.

Keberhasilan Banyuwangi dalam mengembangkan Sekolah Rakyat Banyuwangi dan Digitalisasi Perlinsos menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat mampu menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rencana TPS3R di Sobo Banyuwangi Diprotes Warga, Kekhawatiran Banjir dan Dampak Lingkungan Menguat

    Rencana TPS3R di Sobo Banyuwangi Diprotes Warga, Kekhawatiran Banjir dan Dampak Lingkungan Menguat

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Penolakan terhadap rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) kembali mencuat di Kabupaten Banyuwangi. Kali ini, warga Perumahan Adimas Sobo, Kecamatan Banyuwangi, secara tegas menyampaikan keberatan atas lokasi pembangunan TPS3R yang direncanakan berada di Lingkungan Wonosari, Kelurahan Sobo, karena terlalu dekat dengan kawasan permukiman. Penolakan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan Dinas […]

  • Jelang Operasi Lilin 2025, Kapolresta Banyuwangi Beri Arahan Tegas dalam Apel Jam Pimpinan

    Jelang Operasi Lilin 2025, Kapolresta Banyuwangi Beri Arahan Tegas dalam Apel Jam Pimpinan

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Polresta Banyuwangi menggelar Apel Jam Pimpinan sebagai bagian dari langkah strategis menghadapi agenda pengamanan akhir tahun. Apel tersebut dipimpin Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. di halaman Mako Polresta Banyuwangi dan diikuti seluruh personel. Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi kinerja sekaligus penyampaian arahan menjelang Operasi Lilin 2025 yang menjadi […]

  • BMX Supercross Banyuwangi 2026 Hadirkan Ratusan Pembalap Mancanegara, Ekonomi Warga Lokal Ikut Melaju

    BMX Supercross Banyuwangi 2026 Hadirkan Ratusan Pembalap Mancanegara, Ekonomi Warga Lokal Ikut Melaju

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Gelaran BMX Supercross Banyuwangi 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga balap sepeda bertaraf internasional, tetapi juga membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. Bahkan jauh sebelum kompetisi resmi berlangsung di Sirkuit Internasional BMX Muncar, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, berbagai aktivitas ekonomi warga telah menunjukkan peningkatan signifikan. Kompetisi yang dijadwalkan berlangsung pada 27-28 Juni 2026 […]

  • CFD Purwoharjo Banyuwangi Disulap Jadi Pasar Kuliner, 500 UMKM Ramaikan Akhir Pekan

    CFD Purwoharjo Banyuwangi Disulap Jadi Pasar Kuliner, 500 UMKM Ramaikan Akhir Pekan

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kreativitas warga dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal kembali terlihat di Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Ruas jalan sepanjang 4 kilometer yang menghubungkan Desa Karetan dan Desa Glagahagung disulap menjadi kawasan Car Free Day (CFD) Purwoharjo yang sekaligus berkembang sebagai pusat kuliner dan aktivitas UMKM Banyuwangi, Minggu (27/09/2026). Bukan hanya menjadi ruang publik untuk berolahraga, CFD […]

  • Menko Pangan Zulkifli Hasan Janji Kawal Pembenahan Infrastruktur Pertanian di Acara Jagongan Bareng Petani Banyuwangi

    Menko Pangan Zulkifli Hasan Janji Kawal Pembenahan Infrastruktur Pertanian di Acara Jagongan Bareng Petani Banyuwangi

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan kembali berkunjung ke Banyuwangi. Kali ini ia bertemu dan Jagongan Bareng Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) serta Petani se-Banyuwangi di Dam Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Kamis (20/8/2026). Banyak aspirasi yang Menko Pangan peroleh saat bertemu ratusan petani Banyuwangi ini. Zulhas juga siap mengawal masukan hingga permintaan petani Banyuwangi […]

  • Wisata Belanja di Pusat Batik Banyuwangi Menawarkan Motif Khas Daerah, Produk Siap Pakai, dan Ruang Kreatif bagi Perajin Lokal

    Wisata Belanja di Pusat Batik Banyuwangi Menawarkan Motif Khas Daerah, Produk Siap Pakai, dan Ruang Kreatif bagi Perajin Lokal

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Banyuwangi kembali menghadirkan inovasi di bidang budaya dan ekonomi kreatif. Kini masyarakat dapat menikmati pengalaman berburu kain tradisional di Pusat Batik Banyuwangi yang hadir di tengah kota dengan koleksi lengkap dan lokasi strategis. Kehadiran tempat ini menambah daya tarik Banyuwangi sebagai destinasi wisata budaya. Tidak hanya menjual kain, pusat batik tersebut juga menjadi […]

expand_less