Pemilihan Penuh Dinamika di Konfercab XVI NU Banyuwangi, Ahmad Turmudzi Terpilih Periode 2026–2031
- account_circle Prosiber
- calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Konferensi Cabang (Konfercab) XVI Nahdlatul Ulama Banyuwangi berlangsung penuh dinamika dan tensi tinggi saat memasuki tahapan krusial pemilihan pimpinan cabang. Proses seleksi hak suara dari 25 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU sempat memicu perdebatan panjang akibat munculnya dugaan kecurangan dan pemalsuan hak suara. Situasi tersebut membuat pimpinan sidang harus melakukan penghitungan ulang serta koreksi surat suara hingga tiga kali demi memastikan keabsahan hasil pemilihan. Rabu, 7 Januari 2025.
Meski diwarnai perdebatan alot, seluruh rangkaian Konfercab XVI NU Banyuwangi akhirnya dapat diselesaikan secara tertib. Panitia pelaksana bersama pimpinan sidang mampu menuntaskan agenda pemilihan pengurus Dewan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (DPC NU) Banyuwangi sesuai mekanisme organisasi.
Konfercab XVI NU Banyuwangi digelar di Hall Universitas KH Muhtar Syafaat (Uimsya), Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. Jalannya sidang dipimpin langsung oleh utusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), antara lain KH Abu Yazid Al-Bhusthami, H Aizzudin Abdurrahman, KH Miftah Faqih, serta H Fasisa Saimima.
Pemilihan Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi menjadi salah satu agenda paling krusial dalam Konfercab tersebut. Dari tahapan penjaringan hingga pemungutan suara, hanya dua kandidat yang resmi maju, yakni Arif Fauzi dan Ahmad Turmudzi. Persaingan keduanya berlangsung ketat, mencerminkan dinamika demokrasi internal NU yang hidup dan terbuka.
Dalam pemungutan suara yang dilakukan oleh 25 MWC NU sebagai pemegang hak suara sah, Ahmad Turmudzi berhasil meraih keunggulan dengan perolehan 16 suara. Sementara itu, Arif Fauzi memperoleh 9 suara. Hasil tersebut disahkan secara terbuka di hadapan seluruh peserta Konfercab.
Dengan disaksikan seluruh peserta yang hadir, Konfercab XVI NU Banyuwangi secara sah menetapkan Ahmad Turmudzi sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi untuk masa khidmat 2026–2031. Pada kesempatan yang sama, KH Fachruddin Manan ditetapkan sebagai Rais Syuriah PCNU Banyuwangi untuk periode kepengurusan yang sama.
Sementara itu, proses pemilihan Rais Syuriah PCNU Banyuwangi memiliki dinamika tersendiri. Sejumlah kiai sepuh yang masuk dalam bursa calon Rais Syuriah memperoleh jumlah suara yang sama pada tahapan awal. Kondisi tersebut membuat forum mengambil jalan musyawarah sebagai solusi terbaik sesuai tradisi NU.
Mantan Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, KH Ali Makki Zaini atau Gus Makki, menyampaikan bahwa musyawarah tersebut menghasilkan kesepakatan bulat dari para calon. Lima kiai yang dicalonkan akhirnya sepakat menunjuk satu nama untuk mengemban amanah Rais Syuriah.
“Kami menyampaikan bahwa kami berlima, yakni Kyai Fachruddin Manan, Kyai Ishak Mawardi, Kyai Abdillah Mukhtar, Kyai Faturrozi, dan kami sendiri, telah bersepakat secara bulat untuk memilih KH Fachruddin Manan sebagai Rais Syuriah PCNU Banyuwangi,” ujar Gus Makki.
Dengan rampungnya seluruh tahapan pemilihan, Konfercab XVI NU Banyuwangi resmi menetapkan kepengurusan baru PCNU Banyuwangi masa khidmat 2026–2031. Diketahui pula, Ketua Tanfidziyah terpilih Ahmad Turmudzi saat ini juga menjabat sebagai Kepala Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, yang diharapkan mampu membawa sinergi kepemimpinan antara organisasi keagamaan dan pemerintahan desa.**
Penulis Prosiber
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar