Breaking News
light_mode

Akhiri Polemik Tambang Rakyat Petak 67 dan 78 Gunung Tumpang Pitu yang Diprotes Ratusan Warga, PT Bumi Suksesindo (PT BSI) Menarik Seluruh Alat Pengeborannya

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Setelah aksi protes besar-besaran yang digelar warga, aktivitas PT Bumi Suksesindo (PT BSI) di kawasan tambang rakyat Gunung Tumpang Pitu akhirnya terhenti. Perusahaan tambang emas tersebut menarik seluruh alat pengeborannya dari lokasi pasca desakan kuat dari masyarakat Desa/Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Warga menegaskan agar PT BSI tidak lagi melakukan aktivitas di wilayah tambang rakyat, mengingat lokasi tersebut telah menjadi sumber penghidupan bagi ratusan penambang lokal. Aksi protes yang digelar di Petak 67 dan 78 Gunung Tumpang Pitu itu menjadi puncak kekesalan warga terhadap aktivitas perusahaan yang dianggap melanggar batas.

Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Tambak Agung Tri Tresno Sukowono menjelaskan bahwa PT BSI sebelumnya hanya datang ke lokasi tambang untuk melakukan audiensi dengan warga pada Senin, 3 November 2025. “Terkait undangan guna melakukan audiensi lanjutan di Kantor PT BSI sampai hari ini tidak ada,” kata Suko, sapaan akrab Tri Tresno Sukowono.

Tri Tresno Sukowono menambahkan, hingga kini ratusan warga masih terus melakukan kegiatan penambangan secara mandiri di area tambang rakyat. “Masih aktif, mereka juga butuh pekerjaan untuk mencari nafkah,” ujarnya pada Rabu, 5 November 2025.

Menurutnya, masyarakat tidak akan menghentikan aktivitas tambang rakyat selama belum ada kepastian hukum terkait status lahan tersebut. Ia juga menyebut telah dijadwalkan agenda hearing di Gedung DPRD Banyuwangi bersama PT BSI untuk membahas legalitas lahan tambang. “Sudah dijadwalkan untuk hearing di DPRD Banyuwangi dengan PT BSI terkait legalitas lahan tambang rakyat,” tegasnya.

Lebih dari 500 warga terlibat dalam aksi protes tersebut. Mereka menolak keras kehadiran PT BSI yang diduga melakukan pengeboran di Petak 67 dan 78. Suasana sempat memanas saat massa memblokade akses jalan menuju area tambang. Warga menuntut agar seluruh alat berat dan perlengkapan pengeboran segera dikeluarkan dari wilayah tersebut.

Aksi damai itu menjadi bentuk ketegasan warga untuk mempertahankan hak atas tanah yang selama ini menjadi sumber penghasilan utama mereka. Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi penyelesaian masalah ini agar tidak kembali menimbulkan konflik antara warga dan perusahaan tambang besar tersebut.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapan KPK Bisa Menurunkan Tim untuk Mengusut Kasus Dugaan Korupsi Kepala Daerah?

    Kapan KPK Bisa Menurunkan Tim untuk Mengusut Kasus Dugaan Korupsi Kepala Daerah?

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Tulisan oleh : Joko Purnomo Ketua Serikat Media Siber (SMSI) Kabupaten Banyuwangi Prosiber.com – Beberapa waktu belakangan, isu dugaan korupsi di Kabupaten Banyuwangi telah mencuat ke permukaan. Menanggapi hal tersebut, sejumlah pihak, termasuk kelompok massa, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan dan mengusut tuntas kasus yang melibatkan kepala daerah setempat. Namun, sebelum melangkah lebih […]

  • Produksi Beras Banyuwangi Januari Hingga Juni 2026 Surplus 174 Ribu Ton

    Produksi Beras Banyuwangi Januari Hingga Juni 2026 Surplus 174 Ribu Ton

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kabupaten Banywuangi terus mencatatkan kinerja positif dalam mempertahankan produktivitas pertaniannya, terutama beras. Tercatat surplus produksi beras Banyuwangi pada Januari hingga Juni 2026 sebesar 174 ribu ton. “Alhamdulillah kinerja baik bidang pertanian khususnya tanaman pangan Banyuwangi bisa terus kami pertahankan. Produksi beras Banyuwangi dari tahun ke tahun selalu surplus. Begitu juga di semester awal […]

  • Mengupas Tantangan Hukum di Era AI, Dialog Publik Divhumas Polri Soroti Keamanan Digital Nasional

    Mengupas Tantangan Hukum di Era AI, Dialog Publik Divhumas Polri Soroti Keamanan Digital Nasional

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Divisi Humas Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam merespons perkembangan teknologi digital dengan menggelar dialog publik bertema penguatan internal Polri. Kegiatan ini secara khusus membahas tantangan hukum di era kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI), yang kini menjadi isu penting dalam kehidupan masyarakat modern. Acara tersebut berlangsung pada Selasa, (07/04/2026), di Hotel Grand Kemang, […]

  • Polisi Banyuwangi Berhasil Urai Kemacetan Ketapang, Aksi Humanis Hingga Apresiasi Berbagai Pihak

    Polisi Banyuwangi Berhasil Urai Kemacetan Ketapang, Aksi Humanis Hingga Apresiasi Berbagai Pihak

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Setelah sempat mengalami kemacetan panjang selama sepekan, jalur menuju Pelabuhan Ketapang kini kembali normal. Penguraian arus lalu lintas mulai terlihat sejak Sabtu (04/04/2026) hingga Senin (06/04/2026). Kemacetan yang terjadi sejak 28 Maret 2026 itu sempat mengganggu aktivitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah Banyuwangi. Keberhasilan penguraian arus tidak lepas dari kerja keras Polresta […]

  • PFII Disiapkan dari Bali, SMSI Dorong Indonesia Menjadi Hub Finansial Global Lewat Akselerasi Regulasi

    PFII Disiapkan dari Bali, SMSI Dorong Indonesia Menjadi Hub Finansial Global Lewat Akselerasi Regulasi

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Upaya Indonesia membangun Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) terus memasuki fase yang semakin konkret. Setelah disahkannya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 yang memperkuat sektor jasa keuangan, pemerintah bersama DPR mulai mempercepat penyusunan berbagai regulasi turunan sebagai fondasi utama pembentukan ekosistem pusat keuangan berstandar internasional. Langkah tersebut dinilai menjadi momentum penting agar Indonesia mampu […]

  • Festival Perkusi Banyuwangi: Ketukan Otentik yang Menggema dari Musik Using

    Festival Perkusi Banyuwangi: Ketukan Otentik yang Menggema dari Musik Using

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Pro Siber – Kabupaten Banyuwangi dikenal sebagai daerah yang kaya akan seni dan budaya—warisan nenek moyang yang terus dijaga dan dilestarikan. Salah satu aspek yang sangat mencolok adalah musik perkusi Using, sebuah jenis musik dengan karakter unik dan autentik, yang ciri khasnya terletak pada kecepatan pukulan dan harmoni yang terdengar rancak serta penuh energi—suatu kualitas […]

expand_less