Breaking News
light_mode

Bea Cukai Banyuwangi Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp1,25 Miliar, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp788 Juta

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Kantor Bea Cukai Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran barang kena cukai ilegal dengan memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan senilai Rp1.254.999.560. Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata dalam melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal sekaligus menjaga penerimaan negara melalui penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai. Selasa, (30/06/2026).

Pemusnahan dilakukan terhadap berbagai barang hasil penindakan yang telah memperoleh persetujuan pemusnahan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). Seluruh barang sebelumnya telah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara sehingga dapat dimusnahkan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Banyuwangi, Latif Helmi. Sejumlah pejabat dari instansi terkait turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan peredaran barang kena cukai ilegal di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.

Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Timur II, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jawa Timur, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember, jajaran Kementerian Keuangan di Banyuwangi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hingga perwakilan pengguna jasa.

Kepala Kantor Bea Cukai Banyuwangi, Latif Helmi, menegaskan bahwa pemusnahan tersebut merupakan bukti keseriusan institusinya dalam memerangi peredaran barang kena cukai ilegal yang hingga kini masih ditemukan di berbagai daerah.

“Penindakan dan pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen kami sebagai community protector untuk melindungi masyarakat dari barang kena cukai ilegal sekaligus menjaga penerimaan negara,” kata Latif.

Latif Helmi menambahkan, keberhasilan pengungkapan berbagai pelanggaran tersebut tidak terlepas dari sinergi yang telah terjalin antara Bea Cukai, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat yang aktif memberikan informasi.

“Keberhasilan ini juga merupakan hasil sinergi yang baik antara Bea Cukai, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan dukungan masyarakat,” sambungnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bea Cukai Banyuwangi memusnahkan sebanyak 443.296 batang rokok ilegal atau hasil tembakau ilegal. Barang tersebut diperkirakan memiliki nilai ekonomi mencapai Rp671.899.560 dengan potensi kerugian negara yang berhasil dicegah sebesar Rp337.377.240.

Selain rokok ilegal, petugas juga memusnahkan sebanyak 4.481,95 liter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) ilegal. Nilai barang tersebut diperkirakan mencapai Rp583.100.000 dengan potensi kerugian negara sebesar Rp451.545.750.

Secara keseluruhan, nilai barang hasil penindakan yang dimusnahkan mencapai Rp1.254.999.560. Dari tindakan tersebut, negara berhasil menyelamatkan potensi kerugian sebesar Rp788.922.990 yang berasal dari cukai dan pungutan negara lainnya.

Proses pemusnahan dilakukan menggunakan metode yang sesuai dengan karakteristik barang. Rokok ilegal dimusnahkan dengan cara dibakar dan dicacah menggunakan mesin penghancur sehingga tidak dapat dimanfaatkan kembali.

Sementara itu, seluruh minuman beralkohol ilegal dimusnahkan dengan menuangkan isi kemasan ke dalam bak berisi pasir agar tidak dapat dikonsumsi maupun diedarkan kembali ke masyarakat.

Latif Helmi menegaskan bahwa Bea Cukai Banyuwangi akan terus memperkuat koordinasi bersama aparat penegak hukum dan seluruh pemangku kepentingan guna mempersempit ruang gerak pelaku peredaran barang kena cukai ilegal.

Selain melakukan penindakan, Bea Cukai Banyuwangi juga terus mengedukasi masyarakat mengenai bahaya peredaran rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal. Barang-barang tersebut tidak hanya berpotensi merugikan penerimaan negara, tetapi juga dapat mengancam kesehatan masyarakat, menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat, serta menghambat pertumbuhan ekonomi.

Latif Helmi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penjualan barang kena cukai ilegal, terutama produk yang dijual dengan harga jauh di bawah harga pasar maupun yang dipasarkan melalui jaringan distribusi antarpulau.

“Kami mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif memerangi peredaran barang kena cukai ilegal. Jika menemukan indikasi peredaran rokok atau minuman beralkohol ilegal, segera laporkan kepada Bea Cukai Banyuwangi. Identitas pelapor akan kami jamin kerahasiaannya,” tegas Latif.

Melalui kegiatan pemusnahan tersebut, Bea Cukai Banyuwangi berharap kesadaran masyarakat untuk menolak, mengawasi, dan melaporkan peredaran barang kena cukai ilegal terus meningkat. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, upaya menjaga penerimaan negara sekaligus melindungi masyarakat dari dampak negatif barang ilegal diharapkan dapat berjalan semakin efektif.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Jatim Hadiri Pagelaran Wayang Kulit di Banyuwangi, Tegaskan Semangat Polri untuk Masyarakat

    Kapolda Jatim Hadiri Pagelaran Wayang Kulit di Banyuwangi, Tegaskan Semangat Polri untuk Masyarakat

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Ribuan warga memadati kawasan Taman Blambangan, Banyuwangi, pada Sabtu, 13 Juni 2026 malam. Mereka hadir untuk menyaksikan pagelaran Wayang Kulit Banyuwangi yang digelar Polresta Banyuwangi dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan budaya tersebut berlangsung meriah dan menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai wilayah yang ingin menikmati pertunjukan seni tradisional sekaligus merasakan suasana […]

  • Firsta Yufi Amarta Putri Kembali ke Banyuwangi, Ungkap Perjalanan Hidup dan Dorong Remaja Peduli Kesehatan Mental

    Firsta Yufi Amarta Putri Kembali ke Banyuwangi, Ungkap Perjalanan Hidup dan Dorong Remaja Peduli Kesehatan Mental

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Sabtu, 22 November 2025 menjadi hari berkesan bagi ratusan pelajar Banyuwangi. Di Auditorium Universitas Dr. Soekardjo (Unidsoe), mereka mendapat kesempatan langsung belajar dari Putri Indonesia 2025 Firsta Yufi Amarta Putri atau Fia, yang sedang pulang kampung. Dalam acara talkshow bertajuk Remaja Sehati, Fia mengangkat isu penting tentang kesehatan mental remaja yang semakin perlu […]

  • Elemen Masyarakat Banyuwangi Gelar Tasyakuran Hari Kemerdekaan

    Elemen Masyarakat Banyuwangi Gelar Tasyakuran Hari Kemerdekaan

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81, Bupati Banyuwangi Ipuk Fistiandani menggelar tasyakuran bersama berbagai elemen masyarakat, Minggu sore (16/8/2026).  Tasyakuran ini sebagai ungkapan rasa syukur, hingga momentum memupuk komitmen bersama untuk terus mengisi kemerdekaan dengan memajukan Banyuwangi. Hadir dalam acara ini, tamu kehormatan para pejuang veteran kemerdekaan beserta keluarga. Turut hadir jajaran Forpimda Banyuwangi, […]

  • 82 Mahasiswa PKK Turun ke Banyuwangi, Bupati Ipuk Minta Jadi Penggerak Solusi Kesehatan

    82 Mahasiswa PKK Turun ke Banyuwangi, Bupati Ipuk Minta Jadi Penggerak Solusi Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Sebanyak 82 mahasiswa Poltekkes Kemenkes Surabaya resmi diterjunkan ke Banyuwangi untuk melaksanakan Praktik Kerja Komunitas (PKK). Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi berbagai persoalan kesehatan masyarakat. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut langsung kedatangan para mahasiswa tersebut di Pendopo Sabha Swagata Blambangan pada Senin, (06/04/2026). Acara tersebut juga dihadiri Direktur Poltekkes […]

  • Pastikan TKA Lancar, Bupati Ipuk Sidak Sekolah Cek Komputer dan Jaringan Internet

    Pastikan TKA Lancar, Bupati Ipuk Sidak Sekolah Cek Komputer dan Jaringan Internet

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan ujian. Peninjauan dilakukan pada Minggu (05/04/2026) di sejumlah sekolah. Dua sekolah yang menjadi lokasi pengecekan adalah SMPN 2 Rogojampi dan SMPN 1 Kabat. Dalam kunjungan tersebut, Ipuk memantau langsung kesiapan teknis yang menjadi […]

  • Kolaborasi OJK dan Pemkab Banyuwangi Angkat Literasi Keuangan Lewat Gemerlap Batik Festival 2025

    Kolaborasi OJK dan Pemkab Banyuwangi Angkat Literasi Keuangan Lewat Gemerlap Batik Festival 2025

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Sibernews – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar Banyuwangi Batik Festival (BBF) yang setiap tahunnya dinanti masyarakat luas. Tahun 2025, perhelatan budaya ini terasa lebih istimewa dengan dukungan penuh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember. Tak sekadar menampilkan keindahan kain batik khas daerah, festival ini juga menjadi wadah edukatif untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat.   Berbagai […]

expand_less