Breaking News
light_mode

Banyuwangi Menuju Pilkades Modern, e-Voting Siap Diuji dan Diterapkan di 130 Desa

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Upaya mewujudkan demokrasi desa yang lebih modern terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Salah satu langkah yang sedang dipersiapkan adalah penerapan e-Voting Banyuwangi dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2027. Sebanyak 130 desa diproyeksikan menggunakan sistem pemungutan suara elektronik dalam pesta demokrasi tingkat desa tersebut.

Program ini merupakan tindak lanjut atas arahan Kementerian Dalam Negeri yang mendorong daerah-daerah dengan kesiapan teknologi tinggi untuk mulai menerapkan sistem pemungutan suara berbasis digital.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Banyuwangi, Nanin Oktaviantie, mengatakan bahwa Banyuwangi memiliki peluang besar menjadi salah satu daerah pelopor penerapan e-voting karena didukung capaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang sangat baik.

” Ada sekitar 130 desa yang akan melaksanakan pilkades pada Oktober 2027. Harapan dari Kemendagri, Banyuwangi bisa melaksanakan pilkades secara digital melalui e-voting,” ujar Nanin Oktaviantie.

Penerapan teknologi dalam Pilkades Serentak 2027 diyakini dapat menghadirkan proses pemilihan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Saat ini, pemerintah daerah masih fokus pada penyempurnaan aplikasi yang nantinya menjadi sarana utama pemungutan suara.

Pengembangan aplikasi dilakukan secara intensif agar mampu memenuhi kebutuhan pelaksanaan pemilihan kepala desa di seluruh wilayah Banyuwangi. Sistem tersebut nantinya disiapkan oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Banyuwangi.

“Harapan kami, pada pilkades serentak 2027 nanti, seluruh desa bisa melaksanakan e-voting. Aplikasi ini nanti akan disiapkan oleh Dinas Kominfo dan Persandian Banyuwangi,” kata Nanin Oktaviantie.

Menurut Nanin Oktaviantie, salah satu keunggulan utama sistem e-voting adalah kemampuannya mengurangi potensi sengketa yang sering terjadi saat proses penghitungan suara secara manual.

Dalam praktik konvensional, perdebatan mengenai keabsahan surat suara kerap menjadi sumber ketegangan di TPS. Sistem elektronik diharapkan mampu menghilangkan persoalan tersebut karena seluruh data suara akan tercatat secara otomatis dalam sistem.

“Biasanya persoalan muncul saat penghitungan suara, misalnya soal suara sah dan tidak sah. Dengan e-voting, hal ini bisa dihindari,” jelas Nanin Oktaviantie.

Selain mengurangi risiko konflik, penerapan e-voting juga dipandang dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada pemilih. Data Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang terintegrasi akan mempermudah proses verifikasi sehingga pelaksanaan pemungutan suara menjadi lebih cepat dan tertib.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa penggunaan teknologi tidak mengubah mekanisme dasar pemilihan. Masyarakat tetap hadir langsung ke TPS untuk memberikan hak suaranya secara elektronik.

Kecepatan penghitungan menjadi nilai tambah lain yang ditawarkan sistem tersebut. Hasil pemungutan suara dapat diketahui sesaat setelah waktu pencoblosan berakhir tanpa perlu menunggu proses rekapitulasi manual yang memakan waktu cukup lama.

“Keunggulan lain dari sistem ini adalah kecepatan penghitungan suara. Begitu waktu pemungutan suara berakhir, hasil perolehan suara dapat langsung diketahui tanpa harus menunggu proses pembukaan dan penghitungan surat suara satu per satu,” beber Nanin Oktaviantie.

Sebagai bentuk kesiapan menuju Demokrasi Digital Desa, Pemkab Banyuwangi akan melaksanakan simulasi e-voting secara bertahap mulai tahun ini. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menguji kesiapan perangkat, sistem aplikasi, serta kemampuan masyarakat dalam menggunakan teknologi pemungutan suara elektronik.

Pemerintah juga akan melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat desa agar proses adaptasi berjalan lebih mudah dan tidak menimbulkan kebingungan saat pelaksanaan Pilkades Serentak 2027.

“Mulai Juni ini kami akan melakukan simulasi secara bertahap. Tujuannya agar masyarakat desa semakin familiar dengan penggunaan e-voting sebelum hari pelaksanaan nanti,” tandas Nanin Oktaviantie.

Melalui berbagai persiapan tersebut, Banyuwangi diharapkan mampu menjadi contoh penerapan pemilihan kepala desa berbasis teknologi yang aman, cepat, transparan, dan efisien di Indonesia.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyuwangi Jadi Basis Pertama Santai Seaplane, Wisata Udara Premium Siap Terbang Juli 2026

    Banyuwangi Jadi Basis Pertama Santai Seaplane, Wisata Udara Premium Siap Terbang Juli 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Industri pariwisata Banyuwangi kembali mencatatkan perkembangan signifikan. Maskapai penerbangan amfibi Santai Seaplane memilih Banyuwangi sebagai basis operasional pertama di Indonesia untuk menghadirkan layanan wisata udara premium yang menghubungkan berbagai destinasi unggulan nasional. Keputusan tersebut semakin memperkuat posisi Banyuwangi sebagai salah satu daerah tujuan investasi sektor pariwisata yang dinilai memiliki prospek cerah untuk pengembangan […]

  • KNMP Banyuwangi Berarsitektur Osing Jadi Motor Hilirisasi Perikanan, Menteri KKP Pastikan Progres Maksimal

    KNMP Banyuwangi Berarsitektur Osing Jadi Motor Hilirisasi Perikanan, Menteri KKP Pastikan Progres Maksimal

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pembangunan KNMP Banyuwangi atau Kampung Nelayan Merah Putih Banyuwangi terus menunjukkan perkembangan signifikan. Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, turun langsung memantau progres pembangunan di kawasan pesisir plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Selasa, (03/03/2026). Kawasan ini menjadi bagian dari program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada penguatan sektor kelautan dan […]

  • Kunjungan Pemkab dan DPRD Seruyan Ke Banyuwangi menjadi Langkah Strategis Mempelajari Digitalisasi Layanan Publik, Penguatan Ekonomi, dan Inovasi Pembangunan Daerah Berkelanjutan

    Kunjungan Pemkab dan DPRD Seruyan Ke Banyuwangi menjadi Langkah Strategis Mempelajari Digitalisasi Layanan Publik, Penguatan Ekonomi, dan Inovasi Pembangunan Daerah Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten dan DPRD Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah, melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi untuk mempelajari strategi pengembangan daerah berbasis inovasi. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda bersama jajaran pimpinan DPRD dan kepala organisasi perangkat daerah. Rombongan Pemkab Seruyan diterima Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada Selasa, (10/02/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang […]

  • Dugaan Pemalakan Wisatawan di Bangsring Underwater Ditangani Polisi, Dua Warga Diperiksa dan Wajib Lapor

    Dugaan Pemalakan Wisatawan di Bangsring Underwater Ditangani Polisi, Dua Warga Diperiksa dan Wajib Lapor

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Polsek Wongsorejo bergerak cepat menindaklanjuti pemberitaan viral terkait dugaan pemalakan terhadap rombongan wisatawan di kawasan Wisata Rumah Apung Bangsring Underwater, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons atas sorotan publik serta komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan sektor pariwisata daerah. Senin, 15 Desember 2025. Tindak lanjut penanganan tersebut tertuang […]

  • 186 Nelayan Muncar Terima Sertifikat Tanah, Ipuk Tegaskan Kepastian Hukum Aset Pesisir Banyuwangi

    186 Nelayan Muncar Terima Sertifikat Tanah, Ipuk Tegaskan Kepastian Hukum Aset Pesisir Banyuwangi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan kepastian hukum bagi masyarakat pesisir. Sebanyak 186 nelayan di Kecamatan Muncar menerima sertifikat tanah melalui program Sertifikat Hak Atas Tanah (SeHAT) nelayan, sebuah program kolaboratif lintas kementerian dan pemerintah daerah. Program sertifikat tanah nelayan Banyuwangi ini merupakan kerja sama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), […]

  • Diserbu Ribuan Pengunjung! Durian Fest Banyuwangi 2026 Jadi Ajang Adu Kualitas Durian Terbaik Nusantara

    Diserbu Ribuan Pengunjung! Durian Fest Banyuwangi 2026 Jadi Ajang Adu Kualitas Durian Terbaik Nusantara

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Desa Songgon di kaki Gunung Raung mendadak ramai oleh pecinta durian yang datang dari berbagai daerah. Aroma tajam dan manis dari buah durian seolah menjadi magnet kuat dalam gelaran Durian Fest Banyuwangi 2026. Acara yang berlangsung pada Sabtu, (04/04/2026) hingga Minggu, (05/04/2026) ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah strategis untuk […]

expand_less