Breaking News
light_mode

Warga Banyuwangi Mulai Ajukan Sanggah di Program Bansos Digital, Ini Cara dan Prosesnya

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Uji coba program bansos digital Banyuwangi kini memasuki tahap masa sanggah setelah hasil seleksi penerima bantuan sosial diumumkan kepada masyarakat.

Melalui tahap ini, warga yang sebelumnya dinyatakan tidak layak sebagai penerima bantuan sosial diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan jika merasa hasil seleksi belum sesuai dengan kondisi riil yang dialami di lapangan.

Hasil seleksi bansos digital Banyuwangi telah diumumkan sejak Senin, (02/03/2026). Dalam pengumuman tersebut, warga dapat melihat status mereka sebagai penerima bantuan sosial beserta alasan yang menjadi dasar penilaian sistem.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan bahwa masa sanggah merupakan bagian dari mekanisme penting untuk memastikan keadilan dalam penyaluran bantuan sosial.

“Program ini memang memberikan kesempatan kepada warga yang dinyatakan Tidak Layak untuk bisa menyanggah jika memang yang bersangkutan merasa hasil seleksi tidak sesuai dengan kondisi di lapangan,” kata Bupati Ipuk Fiestiandani, Minggu, (08/03/2026).

Rahmat Danu Andika selaku Ketua Gugus Tugas Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTPD) menjelaskan bahwa masyarakat dapat melihat hasil seleksi bansos digital Banyuwangi melalui portal perlindungan sosial pemerintah.

Hasil seleksi dapat diakses melalui portal perlinsos di alamat https://perlinsos.kemensos.go.id/ dengan menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Selain itu, warga juga dapat mengecek hasil pengumuman melalui kantor desa atau agen perlinsos yang sebelumnya membantu proses pendaftaran.

“Setelah tahu hasil pengumumannya, silakan warga yang tidak puas dengan hasilnya karena dirasa tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan, bisa memanfaatkan fasilitas Sanggah. Ini sebagai bentuk rasa keadilan yang ingin dihadirkan oleh negara,” kata Andika.

Dalam pelaksanaan masa sanggah bansos digital Banyuwangi, warga cukup datang ke agen perlinsos atau kantor desa setempat untuk melakukan pengecekan data dan mengajukan keberatan.

Dokumen yang perlu dibawa dalam proses tersebut antara lain:

  • KTP

  • Kartu Keluarga (KK)

  • Nomor ID pelanggan PLN

“Cukup bawa KK, KTP, dan no ID PLN, agen atau desa akan siap membantu. Hasil sanggahan warga akan kami verifikasi ulang lintas kementerian dan instansi untuk kembali mencocokkan dengan hasil sanggahnya,” ujar Andika.

Untuk memastikan proses berjalan sesuai prosedur, tim KPTPD dari berbagai kementerian dan lembaga juga melakukan pemantauan langsung ke sejumlah wilayah di Banyuwangi.

Salah satu desa yang menjadi lokasi pemantauan adalah Desa Benelan Lor. Tim memantau langsung pelaksanaan masa sanggah pada Jumat, (06/03/2026).

Di balai desa tersebut, ratusan warga terlihat datang untuk melihat hasil seleksi bansos digital Banyuwangi. Selain mengecek status kelayakan, beberapa warga juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan sanggahan.

Sholatin (55) menjadi salah satu warga yang mengajukan sanggah setelah sistem menyatakan tidak layak menerima bantuan sosial.

Menurut data sistem, Sholatin terdeteksi memiliki dua sertifikat rumah. Namun menurut keterangan Sholatin, saat ini hanya memiliki satu rumah karena sertifikat lainnya sudah dijual.

“Sekarang cuma punya satu sertifikat rumah, yang ditinggali bersama suami. Suami juga kerjanya serabutan. Langsung saya melakukan sanggah dibantu petugas desa,” ujarnya.

Proses pengajuan sanggah bansos digital Banyuwangi tergolong cepat dan sederhana. Petugas desa akan melakukan wawancara sesuai dengan formulir verifikasi yang tersedia.

Dalam banyak kasus, proses tersebut hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit.

Kepala Desa Benelan Lor Khoirul Anam menjelaskan bahwa pihak desa berinisiatif mengumpulkan warga yang telah mendaftar untuk memudahkan proses pengecekan dan sanggahan.

“Kami inisiatif kumpulkan semua warga yang telah mendaftar, kita cek satu-satu. Petugas desa akan sukarela membantu. Selain di kantor desa warga juga bisa menghubungi ketua RT/RW masing-masing untuk melakukan pengecekan dan sanggahan,” ujar Khoirul Anam.

Selain warga yang mengajukan sanggah, sebagian masyarakat juga merasa terbantu dengan sistem digitalisasi bansos yang lebih transparan.

Surotul Mufidah, warga Desa Olehsari Kecamatan Glagah, mengaku bersyukur karena akhirnya dinyatakan layak menerima bantuan sosial.

Surotul Mufidah yang sehari-hari berjualan kue keliling mengaku selama ini belum pernah mendapatkan bantuan sosial.

“Tapi dengan bansos digital ini, saya dapat kesempatan menerima bansos karena dinyatakan layak,” ujar Surotul Mufidah.

Program bansos digital Banyuwangi diharapkan menjadi langkah penting dalam menciptakan sistem penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel bagi masyarakat.**

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Services Gandeng UMKM Lokal, Menu Nasi Tempong dan Ayam Lodoh Banyuwangi Kini Tersedia di Kereta Api

    KAI Services Gandeng UMKM Lokal, Menu Nasi Tempong dan Ayam Lodoh Banyuwangi Kini Tersedia di Kereta Api

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – KAI Services terus menghadirkan inovasi layanan bagi para penumpang kereta api. Kali ini, perusahaan yang mengelola layanan pendukung perkeretaapian tersebut menggandeng UMKM Lokal Banyuwangi untuk menghadirkan berbagai Kuliner Khas Banyuwangi di dalam kereta api yang melayani rute menuju dan dari Banyuwangi, Jumat (29/05/2026). Program kolaborasi ini memberikan kesempatan bagi penumpang untuk menikmati aneka […]

  • Bukan Pesta, Banyuwangi Pilih Muhasabah dan Doa Bersama Menutup Tahun 2025

    Bukan Pesta, Banyuwangi Pilih Muhasabah dan Doa Bersama Menutup Tahun 2025

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kabupaten Banyuwangi memilih cara berbeda dalam menutup tahun 2025. Alih-alih menggelar pesta kembang api, ribuan warga berkumpul di Alun-alun Taman Blambangan untuk mengikuti muhasabah dan doa bersama. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi akhir tahun sekaligus ikhtiar spiritual agar Banyuwangi memasuki tahun 2026 dengan penuh keberkahan dan keselamatan. Rabu, 31 Desember 2025. Sejak sore […]

  • Elemen Masyarakat Banyuwangi Gelar Tasyakuran Hari Kemerdekaan

    Elemen Masyarakat Banyuwangi Gelar Tasyakuran Hari Kemerdekaan

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81, Bupati Banyuwangi Ipuk Fistiandani menggelar tasyakuran bersama berbagai elemen masyarakat, Minggu sore (16/8/2026).  Tasyakuran ini sebagai ungkapan rasa syukur, hingga momentum memupuk komitmen bersama untuk terus mengisi kemerdekaan dengan memajukan Banyuwangi. Hadir dalam acara ini, tamu kehormatan para pejuang veteran kemerdekaan beserta keluarga. Turut hadir jajaran Forpimda Banyuwangi, […]

  • DPRD Banyuwangi Perkuat Kolaborasi Penanganan HIV AIDS, Target Three Zero 2030 Jadi Prioritas Bersama

    DPRD Banyuwangi Perkuat Kolaborasi Penanganan HIV AIDS, Target Three Zero 2030 Jadi Prioritas Bersama

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Panitia penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Banyuwangi terus diperkuat melalui sinergi berbagai pihak. Komisi I DPRD Banyuwangi menekankan pentingnya penguatan pendampingan bagi kelompok rentan guna mendukung tercapainya target Three Zero HIV/AIDS, yakni nol kasus baru, nol kematian akibat AIDS, dan nol diskriminasi pada tahun 2030. Komitmen tersebut disampaikan usai audiensi bersama Banyuwangi Community Support […]

  • SMSI Jatim Kecam Ancaman Hapus Berita Korupsi, Soroti Intervensi Hosting dan Domain terhadap Media Siber

    SMSI Jatim Kecam Ancaman Hapus Berita Korupsi, Soroti Intervensi Hosting dan Domain terhadap Media Siber

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Timur mengecam dugaan praktik intervensi terhadap media siber melalui ancaman penutupan layanan hosting dan domain yang disertai permintaan penghapusan berita. Fenomena yang dinilai sebagai bentuk baru pembungkaman kebebasan pers digital tersebut belakangan disebut semakin mengkhawatirkan karena menyasar produk jurnalistik yang telah dipublikasikan media online, Selasa (16/06/2026). Kasus […]

  • Hari Bakti ke-79, TNI AU Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bagikan 150 Paket Sembako di Banyuwangi

    Hari Bakti ke-79, TNI AU Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bagikan 150 Paket Sembako di Banyuwangi

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Peringatan Hari Bakti ke-79 TNI Angkatan Udara (TNI AU) di Banyuwangi diisi dengan aksi nyata kepedulian kepada masyarakat. Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Abdurrahman Saleh menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis serta pembagian 150 paket sembako bagi warga di Kecamatan Pesanggaran. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI AU dalam mempererat hubungan […]

expand_less