Breaking News
light_mode

Desa Wisata Kemiren Banyuwangi Jadi Motor Ekonomi Rakyat, Budaya Osing Hidup dan Menyejahterakan

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Kemajuan pariwisata Banyuwangi membawa perubahan besar bagi desa-desa yang mengandalkan kekuatan budaya lokal. Desa Wisata Adat Osing Kemiren, Kecamatan Glagah, menjadi contoh bagaimana pariwisata mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat tanpa meninggalkan nilai tradisi.

Desa Wisata Kemiren Banyuwangi kini dikenal luas sebagai destinasi wisata budaya yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Hampir seluruh lapisan warga turut merasakan manfaat, mulai dari anak muda hingga warga lanjut usia.

Mbah Ning (81) menjadi simbol nyata keberhasilan pemberdayaan lansia di Desa Kemiren. Meski usia tidak lagi muda, Mbah Ning tetap berkontribusi dalam kegiatan pariwisata melalui keahlian memasak makanan tradisional khas Osing.

“Kalau ada tamu, saya ikut masak. Mereka kan minta yang khas Kemiren, seperti Pecel Pitik, Ayam Kesrut. Dari sini sudah bisa dapat penghasilan,” ujarnya.

Pariwisata membuat aktivitas ekonomi menjadi lebih ramah bagi warga lanjut usia. Menurut Mbah Ning, pekerjaan di sektor wisata jauh lebih ringan dibandingkan harus kembali bekerja di sawah.

“Bagi yang sudah tua seperti saya, ini sangat membantu. Kerja di sawah juga sudah terlalu berat,” terang Mbah Ning.

Di sisi lain, generasi muda Desa Kemiren memanfaatkan pariwisata sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus sumber pendapatan. Rika merupakan salah satu pemuda yang aktif mendampingi wisatawan dan menawarkan layanan wisata berbasis budaya.

“Desa kami sering didatangi tamu sejak menjadi desa wisata. Itu jadi dorongan bagi kami yang muda-muda untuk ikut melestarikan budaya,” kata Rika.

Rika juga menerima pesanan kuliner khas Osing yang diminati wisatawan. Aktivitas tersebut memberi tambahan penghasilan bagi keluarga tanpa harus meninggalkan kampung halaman.

“Dari sana, keluarga saya dapat tambahan penghasilan. Wisata benar-benar memberi dampak ekonomi bagi keluarga kami,” sambung Rika.

Keberadaan pariwisata membuat pemuda desa tidak perlu mencari pekerjaan ke luar daerah. Dengan merawat budaya dan tradisi, warga justru memperoleh manfaat ekonomi yang berkelanjutan.

Data Pokdarwis Desa Kemiren menunjukkan pertumbuhan sektor usaha lokal cukup signifikan, dengan 22 usaha kecil-menengah yang bergerak di bidang makanan, minuman, serta produk sandang.

Sektor akomodasi juga berkembang pesat. Sebanyak 40 homestay tersedia di Desa Wisata Kemiren Banyuwangi, sebagian besar merupakan rumah warga yang disewakan, sementara lainnya berupa bangunan khusus penginapan.

Ketua Pokdarwis Desa Kemiren Moh Edy Saputro menegaskan bahwa pariwisata berperan besar dalam menjaga keberlangsungan seni budaya Osing.

“Adanya wisata juga membuat sanggar kesenian tetap hidup. Di Kemiren, sanggar kesenian berjumlah 18. Semuanya adalah sanggar yang melestarikan kebudayaan adat suku Osing,” kata Moh Edy Saputro.

Kunjungan wisatawan ke Desa Kemiren terus berlangsung setiap tahun. Berdasarkan catatan Pokdarwis, jumlah wisatawan berkisar 2.000 hingga 4.000 orang per tahun. Pada 2019, sebelum pandemi Covid-19, kunjungan wisatawan bahkan mencapai 18.000 orang.

Sejumlah penghargaan bergengsi semakin mengukuhkan posisi Desa Kemiren sebagai desa wisata unggulan. Penghargaan tersebut meliputi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024, The 5th ASEAN Homestay Award dalam ATA 2025, serta pengakuan sebagai bagian dari Jaringan Desa Wisata Terbaik Dunia oleh United Nations Tourism.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas PUCKPP Banyuwangi Membuka Layanan Pengaduan Infrastruktur Melalui Call Center 112 dan Tatap Muka untuk Mempercepat Respons

    Dinas PUCKPP Banyuwangi Membuka Layanan Pengaduan Infrastruktur Melalui Call Center 112 dan Tatap Muka untuk Mempercepat Respons

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Permukiman dan Perumahan (Dinas PUCKPP) Kabupaten Banyuwangi membuka akses pelayanan dan pengaduan infrastruktur bagi masyarakat. Warga dapat menyampaikan aspirasi, pertanyaan, maupun laporan mengenai persoalan fasilitas umum melalui dua jalur, yakni daring dengan memanfaatkan Call Center 112 dan luring melalui layanan tatap muka di kantor Dinas PUCKPP Banyuwangi. Pembukaan […]

  • 186 Nelayan Muncar Terima Sertifikat Tanah, Ipuk Tegaskan Kepastian Hukum Aset Pesisir Banyuwangi

    186 Nelayan Muncar Terima Sertifikat Tanah, Ipuk Tegaskan Kepastian Hukum Aset Pesisir Banyuwangi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan kepastian hukum bagi masyarakat pesisir. Sebanyak 186 nelayan di Kecamatan Muncar menerima sertifikat tanah melalui program Sertifikat Hak Atas Tanah (SeHAT) nelayan, sebuah program kolaboratif lintas kementerian dan pemerintah daerah. Program sertifikat tanah nelayan Banyuwangi ini merupakan kerja sama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), […]

  • Kiprah Bupati Ipuk Fiestiandani Menginspirasi Indonesia hingga Masuk Nominator Most Inspiring Tourism Leader

    Kiprah Bupati Ipuk Fiestiandani Menginspirasi Indonesia hingga Masuk Nominator Most Inspiring Tourism Leader

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Ajang penghargaan nasional Wonderful Indonesia Award (WIA) 2025 yang digelar Kementerian Pariwisata kembali menyorot figur-figur berpengaruh di dunia pariwisata tanah air. Tahun ini, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berhasil masuk menjadi nominator tiga besar kategori Most Inspiring Tourism Leader (MITL), sebuah pengakuan atas peran strategisnya dalam memajukan sektor wisata daerah hingga berkontribusi pada pariwisata […]

  • Kapolda Jatim Hadiri Pagelaran Wayang Kulit di Banyuwangi, Tegaskan Semangat Polri untuk Masyarakat

    Kapolda Jatim Hadiri Pagelaran Wayang Kulit di Banyuwangi, Tegaskan Semangat Polri untuk Masyarakat

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Ribuan warga memadati kawasan Taman Blambangan, Banyuwangi, pada Sabtu, 13 Juni 2026 malam. Mereka hadir untuk menyaksikan pagelaran Wayang Kulit Banyuwangi yang digelar Polresta Banyuwangi dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan budaya tersebut berlangsung meriah dan menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai wilayah yang ingin menikmati pertunjukan seni tradisional sekaligus merasakan suasana […]

  • Ratusan Becak Listrik dari Presiden Prabowo Hadir di Banyuwangi, Siap Ringankan Beban Tukang Becak

    Ratusan Becak Listrik dari Presiden Prabowo Hadir di Banyuwangi, Siap Ringankan Beban Tukang Becak

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Kabupaten Banyuwangi dan menjadi harapan baru bagi para tukang becak lanjut usia yang selama ini mengandalkan tenaga fisik untuk mencari nafkah. Bantuan tersebut diproyeksikan mampu meringankan beban kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan tukang becak di wilayah ujung timur Pulau Jawa. Senin, […]

  • Rahasia Hikmah Puasa Ramadhan: Perspektif Spiritual dan Tinjauan Ilmiah Kesehatan

    Rahasia Hikmah Puasa Ramadhan: Perspektif Spiritual dan Tinjauan Ilmiah Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Tulisan oleh : Joko Purnomo Ketua Serikat Media Siber (SMSI) Kabupaten Banyuwangi Prosiber.com – Bulan Ramadan merupakan momentum spiritual yang memiliki dimensi luas: teologis, sosial, psikologis, hingga medis. Puasa Ramadhan bukan sekadar ibadah ritual, melainkan sistem pembinaan manusia yang terintegrasi antara ruh dan jasad. Landasan Teologis: Tujuan Takwa dan Pengendalian Diri Allah SWT berfirman: “Wahai orang-orang […]

expand_less