Breaking News
light_mode

Rencana TPS3R di Sobo Banyuwangi Diprotes Warga, Kekhawatiran Banjir dan Dampak Lingkungan Menguat

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Penolakan terhadap rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) kembali mencuat di Kabupaten Banyuwangi. Kali ini, warga Perumahan Adimas Sobo, Kecamatan Banyuwangi, secara tegas menyampaikan keberatan atas lokasi pembangunan TPS3R yang direncanakan berada di Lingkungan Wonosari, Kelurahan Sobo, karena terlalu dekat dengan kawasan permukiman.

Penolakan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuwangi bersama PT Systemiq Lestari Indonesia pada Selasa, (27/01/2026). Dalam forum tersebut, warga menyampaikan langsung berbagai kekhawatiran yang dinilai belum terjawab secara tuntas.

Fasilitas pengolahan sampah ini sebelumnya diperkenalkan sebagai Stasiun Peralihan Antara (SPA) Sampah. TPS3R tersebut dirancang memiliki kapasitas pengolahan sekitar 50 ton sampah per hari dengan jangkauan pelayanan wilayah Kecamatan Banyuwangi dan sekitarnya. Namun, warga menilai penempatan fasilitas tersebut tidak mempertimbangkan kondisi lingkungan sekitar.

Ketua Paguyuban Perum Adimas Sobo, Guruh Kartiko, menyampaikan bahwa warga mendukung upaya pemerintah dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah. Namun Guruh Kartiko menekankan bahwa lokasi pembangunan TPS3R menjadi persoalan serius karena wilayah tersebut dikenal rawan banjir.

“Kami mendukung pengelolaan sampah yang baik, tapi lokasinya tidak tepat. Daerah kami ini rawan banjir, kalau ditambah aktivitas pengolahan sampah tentu risikonya makin besar,” ujar Guruh Kartiko.

Guruh Kartiko menambahkan bahwa warga juga memikirkan dampak jangka panjang bagi generasi mendatang apabila lingkungan tempat tinggal mereka mengalami penurunan kualitas akibat pembangunan TPS3R.

“Kami ingin anak cucu kami tetap punya lingkungan yang sehat, bukan menghadapi persoalan baru di kemudian hari,” kata Guruh Kartiko.

Firman Ramadhani, warga yang bermukim paling dekat dengan lokasi rencana pembangunan, menyoroti keberadaan lahan persawahan di sekitar area tersebut. Menurut Firman Ramadhani, sawah selama ini berfungsi sebagai daerah resapan air yang sangat penting saat musim hujan.

“Selama ini sawah menjadi penampung air saat hujan deras. Kalau dialihfungsikan, kami khawatir banjir justru lebih parah,” jelas Firman Ramadhani.

Sementara itu, Bani selaku Ketua RT Lingkungan Wonosari dan Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) mempertanyakan kejelasan komitmen pihak terkait terhadap dampak lingkungan dan pertanian warga.

“Kalau nanti terjadi kerusakan lahan atau lingkungan, siapa yang bertanggung jawab? Itu yang belum jelas bagi kami,” tegas Bani.

Selain persoalan banjir, warga juga mengungkapkan kekhawatiran terkait potensi bau tidak sedap, pencemaran lingkungan, penurunan nilai properti, serta dampak sosial jangka panjang jika TPS3R tetap dibangun di lokasi tersebut.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri Kepala DLH Banyuwangi Dwi Handayani, Camat Banyuwangi, Lurah Sobo, dan perwakilan PT Systemiq Lestari Indonesia. Seluruh aspirasi penolakan warga Perum Adimas Sobo Banyuwangi kini menjadi bahan evaluasi dalam pembahasan lanjutan rencana pembangunan TPS3R di wilayah tersebut.**

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandara Banyuwangi Catat Lonjakan Arus Lebaran 2026 Dengan 7.459 Penumpang, Peningkatan Penerbangan 44 Persen, Dan Kargo Naik Signifikan

    Bandara Banyuwangi Catat Lonjakan Arus Lebaran 2026 Dengan 7.459 Penumpang, Peningkatan Penerbangan 44 Persen, Dan Kargo Naik Signifikan

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pergerakan transportasi udara selama arus Lebaran 2026 di Bandara Internasional Banyuwangi menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. PT Angkasa Pura Indonesia melalui Kantor Cabang Bandara Banyuwangi mencatat adanya kenaikan jumlah penumpang, penerbangan, hingga volume kargo dibandingkan tahun sebelumnya. Selama periode Posko Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak Kamis (13/03/2026) hingga Minggu (30/03/2026), total penumpang yang […]

  • Pelestarian Budaya Osing Lewat Dokumentasi dan Narasi: Suara Masyarakat Lokal Jadi Kunci

    Pelestarian Budaya Osing Lewat Dokumentasi dan Narasi: Suara Masyarakat Lokal Jadi Kunci

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Upaya pelestarian budaya tidak lagi hanya bergantung pada arsip formal atau kebijakan pemerintah. Dalam sebuah forum diskusi yang digelar di Aula Adat, Desa Wisata Adat Osing Kemiren, Banyuwangi, pendekatan partisipatif berbasis dokumentasi dan narasi menjadi sorotan utama sebagai strategi menjaga keberlanjutan budaya lokal. Kegiatan ini juga difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten […]

  • Aksi Maling Pecah Kaca Mobil Terekam CCTV di Banyuwangi, Korban Rugi Ratusan Juta

    Aksi Maling Pecah Kaca Mobil Terekam CCTV di Banyuwangi, Korban Rugi Ratusan Juta

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kejahatan jalanan dengan modus pecah kaca mobil kembali menggegerkan warga Banyuwangi. Seorang perempuan muda asal Kecamatan Wongsorejo menjadi korban pencurian setelah uang tunai senilai Rp300 juta yang berada di dalam mobil miliknya dibawa kabur pelaku. Insiden kasus pencurian Banyuwangi tersebut terjadi di Jalan KH Harun, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi, Senin (18/05/2026). Korban diketahui […]

  • 280 Pelajar Banyuwangi Dikukuhkan Jadi Duta Kamtibmas 2025, Siap Wujudkan Sekolah Aman dan Tertib photo_camera 4

    280 Pelajar Banyuwangi Dikukuhkan Jadi Duta Kamtibmas 2025, Siap Wujudkan Sekolah Aman dan Tertib

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Sebanyak 280 pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Banyuwangi resmi dikukuhkan sebagai Duta Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tahun 2025. Pengukuhan ini diselenggarakan oleh Polresta Banyuwangi melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) di MAN 2 Genteng pada Kamis (30/10/2025). Kegiatan yang mengusung tema “Pelajar Berdaya, Kamtibmas Terjaga, Membangun Solidaritas dalam Keamanan Bersama” tersebut dibuka […]

  • DPRD Banyuwangi Percepat Penyusunan Raperda Perlindungan PMI, Libatkan Stakeholder untuk Pembahasan Komprehensif

    DPRD Banyuwangi Percepat Penyusunan Raperda Perlindungan PMI, Libatkan Stakeholder untuk Pembahasan Komprehensif

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com –Komitmen DPRD Banyuwangi dalam memperkuat perlindungan bagi pekerja migran Indonesia terus diwujudkan melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perlindungan PMI. Saat ini, Panitia Khusus (Pansus) masih melakukan penyempurnaan berbagai pasal guna memastikan regulasi yang disusun mampu memberikan manfaat nyata bagi pekerja migran asal Banyuwangi, Senin (01/06/2026). Pembahasan yang berlangsung saat ini merupakan bagian dari […]

  • DPRD Banyuwangi Lakukan Penyempurnaan Raperda Perlindungan Pekerja Migran agar Lebih Efektif

    DPRD Banyuwangi Lakukan Penyempurnaan Raperda Perlindungan Pekerja Migran agar Lebih Efektif

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Banyuwangi terus mematangkan rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Banyuwangi. Proses pembahasan kini memasuki tahap penyempurnaan agar setiap pasal dalam regulasi tersebut benar-benar mampu diterapkan secara efektif di lapangan. Ketua Pansus II Raperda Perlindungan PMI, I Gede Sudro Wicano, menjelaskan bahwa tahap […]

expand_less