Breaking News
light_mode

Pelestarian Budaya Osing Lewat Dokumentasi dan Narasi: Suara Masyarakat Lokal Jadi Kunci

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Upaya pelestarian budaya tidak lagi hanya bergantung pada arsip formal atau kebijakan pemerintah. Dalam sebuah forum diskusi yang digelar di Aula Adat, Desa Wisata Adat Osing Kemiren, Banyuwangi, pendekatan partisipatif berbasis dokumentasi dan narasi menjadi sorotan utama sebagai strategi menjaga keberlanjutan budaya lokal. Kegiatan ini juga difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (19/4) pukul 11.00–12.00 WIB ini menghadirkan narasumber Wiwin Indiarti, S.S., M.Hum. dari Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Osing, serta dimoderatori oleh Lady Khairunnisa Adiyani, S.Hum., M.Hum.

Mengangkat topik “Pelestarian budaya berbasis dokumentasi dan narasi melalui partisipasi masyarakat lokal”, forum yang diselenggarakan Bersama Duta Daerah Jebeng Thulik ini menekankan bahwa masyarakat bukan hanya objek pelestarian, tetapi subjek utama yang memiliki otoritas atas cerita dan identitas budayanya.

Dalam pemaparannya, Wiwin Indiarti menjelaskan bahwa dokumentasi tidak cukup hanya sebatas pencatatan visual atau administratif. Lebih dari itu, dokumentasi harus mampu merekam konteks, pengalaman, dan nilai yang hidup di tengah masyarakat.

“Dokumentasi tanpa narasi hanya akan menjadi data yang beku. Ketika masyarakat dilibatkan untuk menceritakan pengalaman dan makna di balik praktik budaya, di situlah warisan budaya menjadi hidup dan relevan,” ujar Wiwin.

Ia juga menyoroti pentingnya metode partisipatif seperti photovoice, di mana masyarakat dapat mendokumentasikan realitas mereka sendiri melalui foto sekaligus memberikan narasi personal sebagai bentuk interpretasi.

Sementara itu, moderator Lady Khairunnisa Adiyani, S.Hum., M.Hum. menegaskan bahwa kekuatan pelestarian budaya terletak pada hubungan antara ingatan dan makna.

“Dokumentasi menjaga ingatan, narasi memberi makna—keduanya memastikan budaya tidak hanya tersimpan sebagai arsip, tetapi tetap hidup, dipahami, dan diwariskan dari generasi ke generasi,” ungkapnya.

Perwakilan AMAN Osing turut menambahkan bahwa selama ini banyak praktik pelestarian yang cenderung top-down dan kurang melibatkan suara masyarakat adat. Padahal, menurutnya, masyarakat lokal memiliki pengetahuan dan pengalaman yang tidak tergantikan.

Diskusi ini juga menyoroti Desa Wisata Adat Osing Kemiren sebagai contoh nyata bagaimana komunitas lokal mampu mempertahankan identitas budaya melalui praktik sehari-hari, mulai dari tradisi, bahasa, hingga pola kehidupan sosial yang terus diwariskan.

Dengan adanya forum ini, diharapkan pendekatan dokumentasi berbasis narasi dan partisipasi masyarakat dapat menjadi model pelestarian budaya yang lebih inklusif, autentik, dan berkelanjutan, tidak hanya di Banyuwangi tetapi juga di berbagai daerah lain di Indonesia.**

 

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ungkap Kasus 3C Terbanyak Kedua di Jatim, Polresta Banyuwangi Didorong Makin Responsif

    Ungkap Kasus 3C Terbanyak Kedua di Jatim, Polresta Banyuwangi Didorong Makin Responsif

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kinerja Satreskrim Polresta Banyuwangi dalam menangani kejahatan pencurian mendapat apresiasi dari Ditreskrimum Polda Jawa Timur. Sepanjang 2026, jajaran tersebut menempati peringkat kedua dalam pengungkapan kasus 3C terbanyak di Jawa Timur. Penghargaan diserahkan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Reskrim Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Hotel Wyndham Surabaya, Rabu (09/09/2026). Kasus 3C yang […]

  • Banyuwangi Attractions 2026 Resmi Digelar, 86 Event Budaya dan Sport Tourism Satukan Warga

    Banyuwangi Attractions 2026 Resmi Digelar, 86 Event Budaya dan Sport Tourism Satukan Warga

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Banyuwangi terus memperkokoh citranya sebagai kabupaten dengan kekayaan tradisi dan seni yang autentik melalui Banyuwangi Attractions 2026. Program ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menyatukan masyarakat sekaligus memperkuat identitas lokal Banyuwangi di tengah perkembangan zaman. Sebanyak 86 agenda telah disiapkan dalam Banyuwangi Attractions 2026. Mayoritas kegiatan tersebut merupakan event budaya Banyuwangi yang […]

  • Ramadan Lebih Aman di Banyuwangi, Patroli Perintis Presisi Tekan Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas

    Ramadan Lebih Aman di Banyuwangi, Patroli Perintis Presisi Tekan Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Keamanan masyarakat selama bulan suci Ramadan menjadi prioritas utama Polresta Banyuwangi. Melalui Patroli Perintis Presisi Banyuwangi, aparat kepolisian meningkatkan pengawasan di berbagai titik rawan guna mencegah potensi gangguan keamanan yang kerap terjadi pada malam hari. Patroli ini dilaksanakan secara rutin mulai malam hingga dini hari, waktu di mana aktivitas masyarakat masih cukup tinggi, […]

  • Haul Blokagung 2026, Bupati Ipuk Tegaskan Peran Strategis Pesantren dalam Membangun SDM

    Haul Blokagung 2026, Bupati Ipuk Tegaskan Peran Strategis Pesantren dalam Membangun SDM

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pesantren Darussalam Blokagung kembali menggelar Haul Blokagung tahun 2026 dengan rangkaian kegiatan keagamaan yang sarat makna. Acara ini berlangsung selama tiga hari, sejak Senin hingga Rabu, dan menjadi ajang silaturahmi antara ulama, santri, masyarakat, serta pemerintah daerah. Salah satu agenda yang paling menyita perhatian adalah Tasyakuran Khotmil Quran bil Hifdzi yang digelar pada […]

  • Perkuat Ketahanan Air dan Pangan, Banyuwangi Genjot Reboisasi di Kawasan Konservasi

    Perkuat Ketahanan Air dan Pangan, Banyuwangi Genjot Reboisasi di Kawasan Konservasi

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali memperkuat komitmen pelestarian lingkungan dengan menanam 20 ribu pohon di wilayah hulu Pesanggaran. Langkah reboisasi ini digelar di areal HGU Kebun Sumberjambe, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, sebagai bagian dari strategi jangka panjang menekan risiko bencana hidrometeorologi. Kegiatan penghijauan tersebut terlaksana berkat kolaborasi antara Pemkab Banyuwangi dan PTPN I Regional […]

  • DPRD Banyuwangi Percepat Penyusunan Raperda Perlindungan PMI, Libatkan Stakeholder untuk Pembahasan Komprehensif

    DPRD Banyuwangi Percepat Penyusunan Raperda Perlindungan PMI, Libatkan Stakeholder untuk Pembahasan Komprehensif

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com –Komitmen DPRD Banyuwangi dalam memperkuat perlindungan bagi pekerja migran Indonesia terus diwujudkan melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perlindungan PMI. Saat ini, Panitia Khusus (Pansus) masih melakukan penyempurnaan berbagai pasal guna memastikan regulasi yang disusun mampu memberikan manfaat nyata bagi pekerja migran asal Banyuwangi, Senin (01/06/2026). Pembahasan yang berlangsung saat ini merupakan bagian dari […]

expand_less